WALL-E
"... ketika robot lebih pantas disebut manusia..."
"... dan ketika manusia lebih pantas disebut robot..."
Film dari Walt Disney & Pixar ini memberikan gambaran mengenai kehidupan manusia masa depan, kurang lebih di tahun 28xx masehi. Saat itu manusia sudah meninggalkan bumi dan bertempat tinggal di pesawat ruang angkasa yang bernama Axiom. Segalanya serba robotisasi.
Film ini dikemas dengan berbagai adegan humor yang bisa mengocok perut, namun tetap sarat akan amanat bagi penonton.
Pergerakan manusia tidak lagi menggunakan kaki dan tangan, tetapi menggunakan kursi otomatis yang bisa bergerak ke mana saja layaknya laju mobil. Segala makanan dan aktivitas lain disuplai dan dilakukan oleh robot. Manusia hanya makan, berkomunikasi dengan dunia maya, alias autis sendiri-sendiri. Tidak peduli lagi dengan yang namanya interaksi satu sama lain.
Sementara tulang dan tubuh manusia semakin berevolusi karena tidak pernah digunakan di Axiom, bumi hanyalah sebagai tempat sampah, penuh dengan gedung-gedung rongsokan dan sanpah-sampah kaleng.
Di bumilah tempat wall-e bertugas membersihkan dan merapikan sampah-sampah tersebut hingga akhirnya menemukan bibit suatu tanaman. suatu hal langka bisa menemukan tanaman di bumi pada saat itu. Wall-e bertemu dengan Eva yang sedang bermisi mencari tanda-tanda adanya tanaman. Dimulailah petualangan Wall-e dan Eva mempertahankan tanaman tersebut.
Sebuah film yang bisa dibilang menyadarkan manusia untuk tetap memperhatikan kelangsungan hidup dan kehancuran bumi.
Sangat direkomendasikan untuk menonton film ini...
...pedulikah kita...
...robot saja peduli dan memiliki hati...
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 September 2008
Selasa, 13 Mei 2008
Earth

Di saat banyak bermunculannya teori-teori baru tentang global warming, tentang apakah sebenarnya global warming pada periode paling akhir ini disebabkan oleh manusia atau tidak, muncul sebuah film dokumenter yang menceritakan pada kita tentang keadaan Bumi yang sesungguhnya. Uniknya, dalam film ini para hewanlah yang menjadi aktor dan aktris utamanya.
"Earth" adalah film yang dimaksud. Film berdurasi 90 menit ini menceritakan kondisi hewan-hewan di berbagai belahan dunia sepanjang tahun, mulai dari Januari hingga Desember. Juga tentang perubahan kondisi Bumi dari tahun ke tahun, yang menyusahkan populasi gajah di Afrika untuk mencari air, juga beruang kutub untuk mencari tempat tinggal di antara es Kutub Utara yang mencair.
Pengambilan gambar yang diambil oleh sineas berpengalaman serta pesan yang terkandung di dalamnya, menempatkan film ini sebagai film yang sangat direkomendasikan untuk ditonton. Paling tidak bagi anda-anda yang mengaku pencinta lingkungan :)
Label
film
Langganan:
Postingan (Atom)